DUKUNG SEKTOR PERTANIAN, PEMKAL HARGOMULYO ADAKAN SOSIALISASI PENANGANAN HAMA PENYAKIT PERTANIAN

Tri Yunanto Abdullah 07 November 2025 22:42:02 WIB

Hargomulyo—Musim tanam padi di di wilayah Kalurahan Hargomulyo kembali tiba. Para petani kini kian disibukkan dengan kegiatan-kegiatan pertanian khususnya penanaman padi. Guna mendukung para petani yang secara umum menjadi mata pencaharian mayoritas di Kalurahan Hargomulyo, Pemerintah Kalurahan Hargomulyo melalui Gapoktan melakukan penyuluhan atau sosialisasi terkait penanganan Hama penyakit pada tanaman khususnya tanaman padi, Jum’at (07/11/2025) di Pendopo Balai Kalurahan Hargomulyo.

Bekerjasama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapanewon Gedangsari, hadir dalam kegiatan ini Pemerintah Kapannewon Gedangsari yang diwakili oleh Jawatan Sosial, serta perwakilan dari masing-masing Kelompok Tani (Poktan) sekalurahan Hargomulyo.

Dalam sambutannya Lurah Hargomulyo, Sumaryanta, S.A.P menyampaikan apresiasi kepada Poktan maupun gabungan Poktan maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) yang turut senantiasa mendukung atas program pemerintah khususnya dalam hal pangan maupun pertanian di Kalurahan Hargomulyo.

“Sinergitas ini memang perlu kita jaga. Kami juga apresiasi munculnya petani milenial atau petani muda seperti di Padukuhan Suruh ini tentunya tak lepas dari kinerja-kinerja ataupun upaya-upaya yang dilakukan oleh Poktan maupun Gapoktan. Seperti kita ketahui bersama, program pemerintah khususnya dalam hal pangan saat ini memang yang diunggulkan. Peran dari generasi muda ini sangat kita butuhkan. Tentunya kami ucapkan terimakasih atas kepeduliannya terhadap Kalurahan Hargomulyo khususnya dalam aspek pertanian,” kata Sumaryanta.

Hal senada disampaikan pula oleh Jawatan Sosial Kapanewon Gedangsari, Agus Nugraha, S.Sos dalam sambutannya. Ia menyampaikan perlunya petani-petani muda yang saat ini bermunculan untuk terus didukung maupun dibina.

“Tentu ini merupakan aset kita gih. Kita yang sepuh-sepuh  ada yang meneruskan. Jarang-jarang anak muda mau pepanas, kotor-kotoran disawah. Maka perlu kita dampingi untuk memberikan semangat kepada mereka,” kata Agus Nugraha

Selama kegiatan berlangsung, berbagai pemaparan materi disampaikan oleh Narasumber

Disampaikan oleh Ketua BPP Kapanewon Gedangsari, Hariyadi, S.Tp dan juga merupakan pemateri pertama dalam kegiatan ini, BPP akan selalu komitmen untuk membersamai sektor sektor pertanian di wilayah Kapanewon Gedangsari.

“Kami selaku stakeholder dari pemerintahan disektor pertanian tentunya mempunyai tanggungjawab atas segala hal terkait pertanian. Terlebih tadi disampaikan oleh Bapak Lurah Hargomulyo, di Hargomulyo ini banyak petani mudah bermunculan, tentunya baik informasi ataupu ilmu-ilmu terbaru tentang pertanian ataupun aturan-aturan hukum terbaru terkait pertanian perlu kita sampaikan. Maka bersama-sama kita punya komitmen untuk mengawal kegiatan pertanian di Hargomulyo,” Kata Hariyadi.

Lebih Lanjut disampaikan oleh Aprino Cahyo Abadi, SP, Pengendali Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) BPP Kapanewon Gedangsari, salah satu permasalahan terbesar disektor pertanian ini adalah hama penyakit. Ia menyampaikan pentingnya edukasi-edukasi tentang pengendalian hama penyakit ini disampaikan agar tidak salah dalam penanganannya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kalurahan Hargomulyo yang telah mengambil inisiatif ini. Tentang hama penyakit pertanian ini tidak bisa dipukul rata gih di masing-masing wilayah. Untuk Wilayah Hargomulyo dengan wilayah Bantul, akan berbeda hama penyakitnya. Berbagai faktor pengaruhnya, mulai dari letak geografis dan lain sebagainya. Di Hargomulyo ini yang menjadi titik fokus kami adalah jamur. Karena itu yang banyak terjadi dari bebagai temui lapangan yang saya lakukan. Ini yang jarang diketahui oleh petani yang salah satunya menyebabkan batang malai padi membusuk dan jarang diketahui pula bahwa hama penyakit ini banyak terjadi ditanaman kolonjono,” kata Aprino.

Ia menambahkan masih banyak petani yang kurang pas dalam observasi tentang hama penyakit yang menyerang tanaman padi, sehingga pengendaliannya pun menjadi kurang tepat.

“Hal ini perlu observasi dan penanganan yang tepat. Kami harapkan setelah kegiatan ini, bapak ibu dapat menyampaikan langsung kepada yang lain. Saya pun sewaktu-waktu diajak observasi ke lapangan siap. Tinggal hubungi mawon. Kita diskusi bersama,” tambah Aprino. (Tr/Jurnalis Warga)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Bagus
    ...baca selengkapnya
    04 April 2023 20:37:52 WIB
  • muamar khadafi
    SANGAT MENARIK...baca selengkapnya
    31 Maret 2023 22:55:39 WIB
  • Diyon
    Alhamdulillah pajak tahunan lebih dekat...baca selengkapnya
    22 Mei 2018 07:43:43 WIB
  • Hargomulyo
    Aminn saran kritik dan masukan yang bersifat memb...baca selengkapnya
    10 Maret 2018 17:44:28 WIB
  • Sabari
    moga bumi kelahiranku semakin top...baca selengkapnya
    06 Maret 2018 15:56:58 WIB
  • Pieter Arifin
    Dh. kami ingin membeli hasil panen buah srikaya Si...baca selengkapnya
    20 Februari 2018 18:29:31 WIB
  • Hargomulyo
    Amiiiinnn mohon doa semoga bisa memeudahkan masyar...baca selengkapnya
    21 Oktober 2017 22:28:09 WIB

  • Semoga terwujud,aamiin...baca selengkapnya
    14 Oktober 2017 22:20:30 WIB
  • muhammad mahmud
    saya mau menanyakan tentang alamat : jalan : bulu...baca selengkapnya
    28 Juni 2017 16:25:50 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial