Sejarah Kalurahan Hargomuyo
30 April 2014 17:20:39 WIB
SEJARAH KALURAHAN HARGOMULYO
Menelusuri Jejak Perjalanan dari Desa Gedangan hingga Kalurahan Hargomulyo
Pendahuluan
Kalurahan Hargomulyo merupakan salah satu kalurahan di Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di kawasan perbukitan Baturagung, Hargomulyo dikenal sebagai wilayah yang memiliki kekayaan alam, budaya, serta nilai-nilai gotong royong yang masih terpelihara hingga saat ini.
Perjalanan panjang Kalurahan Hargomulyo tidak hanya tercermin dari perkembangan pemerintahan, tetapi juga dari semangat masyarakat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan membangun wilayah secara berkelanjutan. Sejarah tersebut dihimpun melalui penuturan para sesepuh serta didokumentasikan dalam buku Adeging Hargomulyo yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2018.
Awal Mula Berdirinya Desa Gedangan (1911)
Menurut penuturan para sesepuh, wilayah yang kini dikenal sebagai Kalurahan Hargomulyo pada mulanya bernama Desa Gedangan. Nama tersebut berasal dari banyaknya pohon pisang (gedhang) yang tumbuh di wilayah ini sehingga masyarakat menyebut kawasan tersebut sebagai Gedangan.
Sekitar tahun 1911, masyarakat mulai membentuk pemerintahan desa secara resmi melalui pemilihan Bekel atau Kepala Desa pertama. Pada masa itu terdapat dua calon yang mengikuti pemilihan, yaitu:
- Atmo Sentono dari Sawahan, Gempol (Klaten)
- Arjo Dinomo dari Balong, Gedangan
Dalam proses pemilihan tersebut, Atmo Sentono akhirnya ditetapkan sebagai Bekel pertama Desa Gedangan dan mulai memimpin sejak tahun 1911.
Pada masa pemerintahannya, desa mulai memiliki struktur pemerintahan yang lebih tertata, pembagian wilayah padukuhan dilakukan, serta kehidupan masyarakat berkembang dalam suasana aman, tenteram, dan penuh semangat gotong royong.
Masa Pemerintahan Atmo Sentono (1911–1965)
Kepemimpinan Atmo Sentono berlangsung selama lebih dari lima puluh tahun. Pada masa ini pemerintahan desa mulai berkembang dengan pembentukan perangkat desa serta pembagian wilayah menjadi beberapa padukuhan.
Masyarakat hidup dengan mengandalkan sektor pertanian dan peternakan. Walaupun sarana prasarana masih sangat terbatas, hubungan sosial masyarakat dikenal sangat harmonis. Nilai gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.
Perubahan Nama Menjadi Hargomulyo
Tonggak sejarah yang sangat penting terjadi pada masa pemerintahan R. Radyo Purwo Sardjono (Sujono) yang menjabat pada periode 1965–1984.
Melalui musyawarah bersama masyarakat, nama Desa Gedangan diubah menjadi Desa Hargomulyo.
Nama tersebut berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa:
- Hargo berarti gunung atau pegunungan.
- Mulyo berarti kemuliaan, kesejahteraan, atau kemakmuran.
Nama Hargomulyo mengandung harapan agar masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan senantiasa hidup damai, makmur, serta memperoleh keberkahan dalam kehidupannya.
Pada masa inilah pula dilakukan penyesuaian struktur pemerintahan desa serta pemekaran beberapa padukuhan sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif.
Perkembangan Infrastruktur dan Pemerintahan
Seiring berjalannya waktu, pembangunan desa semakin berkembang.
Pada masa pemerintahan R. Radyo Purwo Sardjono dilakukan:
- penataan organisasi pemerintahan desa,
- pembangunan jalan desa,
- peningkatan hasil pertanian,
- pengembangan sektor pertanian,
- program transmigrasi,
- program Keluarga Berencana.
Perkembangan tersebut menjadi fondasi bagi pembangunan Hargomulyo pada masa-masa berikutnya.
Era Modernisasi Desa
Pemerintahan Sukiyoto (1984–1997)
Periode ini ditandai dengan pesatnya pembangunan infrastruktur. Beberapa capaian penting antara lain:
- pembangunan jalan dan jembatan,
- berdirinya SMP Negeri di Jetis,
- pembangunan Puskesmas,
- masuknya jaringan listrik desa,
- berdirinya Kecamatan Gedangsari pada tahun 1987 dengan Hargomulyo sebagai pusat pemerintahan kecamatan.
Perkembangan tersebut memberikan dampak besar terhadap peningkatan pendidikan, kesehatan, dan mobilitas masyarakat.
Pemerintahan Suparja (1997–2013)
Pembangunan semakin meningkat melalui:
- rehabilitasi Balai Desa,
- pembangunan Balai Padukuhan,
- peningkatan jalan rabat beton,
- pengembangan peternakan,
- pemberdayaan pertanian,
- pelatihan industri kecil dan UMKM,
- peningkatan sarana pendidikan.
Pada masa ini kualitas pelayanan pemerintahan desa mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Pemerintahan Sumaryanta (2013–sekarang dalam buku)
Memasuki periode kepemimpinan Sumaryanta, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga pada pelestarian budaya.
Berbagai inovasi yang dilakukan antara lain:
- pembangunan Gapura Balai Desa,
- penyelenggaraan Kirab Budaya Rasulan sejak tahun 2016,
- pelestarian seni tradisional,
- pelaksanaan Program PRONA,
- Program PTSL,
- pembangunan Gardu Pandang.
Pembangunan pada masa ini menunjukkan keseimbangan antara kemajuan fisik dan pelestarian identitas budaya masyarakat.
Nilai-Nilai Luhur Masyarakat Hargomulyo
Perjalanan sejarah Hargomulyo tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan yang diwariskan oleh para leluhur.
Nilai tersebut antara lain:
- Guyub Rukun
- Gotong Royong
- Tepa Selira
- Andhap Asor
- Urip Iku Kudu Urup
- Ojo Dumeh
Nilai-nilai tersebut masih menjadi pedoman masyarakat dalam kehidupan sehari-hari hingga sekarang.
Timeline Sejarah Kalurahan Hargomulyo
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| 1911 | Desa Gedangan berdiri dan Atmo Sentono menjadi Bekel pertama. |
| 1911–1965 | Masa pemerintahan Atmo Sentono. |
| 1965 | R. Radyo Purwo Sardjono memimpin Desa Gedangan. |
| 1965–1984 | Nama Desa Gedangan berubah menjadi Desa Hargomulyo. |
| 1984 | Sukiyoto terpilih sebagai Kepala Desa. |
| 1987 | Kecamatan Gedangsari dibentuk dengan Hargomulyo sebagai pusat pemerintahan kecamatan. |
| 1997 | Suparja menjadi Kepala Desa Hargomulyo. |
| 2013 | Sumaryanta terpilih sebagai Kepala Desa Hargomulyo. |
| 2015 | Program PRONA dilaksanakan. |
| 2016 | Kirab Budaya Rasulan mulai diselenggarakan. |
| 2018 | Pelaksanaan Program PTSL. |
Daftar Kepala Desa / Lurah
| No | Nama | Masa Jabatan |
|---|---|---|
| 1 | Atmo Sentono | 1911–1965 |
| 2 | R. Radyo Purwo Sardjono (Sujono) | 1965–1984 |
| 3 | Sukiyoto | 1984–1997 |
| 4 | Suparja | 1997–2013* |
| 5 | Sumaryanta | 2013–sekarang |
*) Dalam buku dijelaskan bahwa Suparja mengundurkan diri sebelum masa jabatan berakhir untuk mengikuti pencalonan anggota DPRD Provinsi, kemudian pemerintahan dijalankan sementara sebelum terpilihnya Sumaryanta.
Warisan Sejarah untuk Masa Depan
Lebih dari satu abad perjalanan telah membentuk karakter Kalurahan Hargomulyo sebagai wilayah yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya.
Semangat para pendiri desa, pengabdian para kepala desa dari masa ke masa, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi fondasi penting bagi pembangunan Kalurahan Hargomulyo. Berbekal nilai-nilai tersebut, Hargomulyo terus melangkah menjadi kalurahan yang maju, mandiri, berbudaya, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai masyarakat pegunungan yang guyub, tenteram, dan sejahtera.
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- RENCANA KERJA KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
- RENCANA STRATEGIS KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
- PENGUMUMAN PENGURUSAN SPPT PBB-P2 BAGI WARGA KALURAHAN HARGOMULYO
- POSYANDU NYAWIJI PADUKUHAN GEDANGAN, KOLABORASI KADER, MAHASISWA KKN UST DAN PUSKESMAS GEDANGSARI I
- SEMARAK KEMERDEKAAN, WARGA PADUKUHAN GEDANGAN MERIAHKAN LOMBA 17 AGUSTUS
- HADIR DAN IKUTI SENAM&JALAN SEHAT DI KAPANEWON GEDANGSARI
- PERTEMUAN RUTIN PKK PADUKUHAN GEDANGAN DAN PRAKTEK PEMBUATAN HIASAN BUNGA BERSAMA MAHASISWA KKN UST
Komentar Terkini
-
Bagus
...baca selengkapnya
04 April 2023 20:37:52 WIB -
muamar khadafi
SANGAT MENARIK...baca selengkapnya
31 Maret 2023 22:55:39 WIB -
Diyon
Alhamdulillah pajak tahunan lebih dekat...baca selengkapnya
22 Mei 2018 07:43:43 WIB -
Hargomulyo
Aminn saran kritik dan masukan yang bersifat memb...baca selengkapnya
10 Maret 2018 17:44:28 WIB -
Sabari
moga bumi kelahiranku semakin top...baca selengkapnya
06 Maret 2018 15:56:58 WIB -
Pieter Arifin
Dh. kami ingin membeli hasil panen buah srikaya Si...baca selengkapnya
20 Februari 2018 18:29:31 WIB -
Hargomulyo
Amiiiinnn mohon doa semoga bisa memeudahkan masyar...baca selengkapnya
21 Oktober 2017 22:28:09 WIB -
Semoga terwujud,aamiin...baca selengkapnya
14 Oktober 2017 22:20:30 WIB -
muhammad mahmud
saya mau menanyakan tentang alamat : jalan : bulu...baca selengkapnya
28 Juni 2017 16:25:50 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









