RESPON CEPAT PENANGANAN LONGSOR,PEMKAL HARGOMULYO BERSAMA LINTAS SEKTORAL BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR

Tri - Kontributor 11 Februari 2026 09:08:55 WIB

Hargomulyo—Diberitakan sebelumnya, tanah longsor kembali menimpa Ngatijo (53), warga Padukuhan Jatirejo, Selasa (10/02/2026) sore.

Pagi ini, Rabu (11/02/2026) Lurah bersama Pamong Kalurahan Hargomulyo serta lintas sektoral turun langsung bersama masyarakat guna membersihkan material tanah longsor yang menimpa sisi bagian belakang rumah. Hal ini dilakukan sebagai wujud respon cepat Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Hargomulyo dalam penanganan kebencanaan di Wilayah Kalurahan Hargomulyo.

Lurah Hargomulyo, Sumaryanta menyampaikan sinergitas antar sektoral ini membuat respon cepat terhadap bencana ini berjalan dengan efektif.

“Pagi ini kami dibersamai dari beberapa lintas sektoral. Mulai dari Babinsa bersama beberapa Personil dari Kodim O730 Gunungkidul, BPBD Gunungkidul, Bhabinkamtibmas, Tim Penanggulangan Bencana Hargomulyo, hingga linmas dan Mayarakat setempat.  Semuanya terorganisir dengan baik dan kompak,” kata Sumaryanta.

Disampaikan sebelumnya banyaknya titik rawan longsor di Wilayah Kalurahan Hargomulyo sehingga pentingnya kekompakan lintas sektoral guna memperkuat penanganan bencana dilapangan.

Sementara itu, Babinsa Hargomulyo, Daryono menyampaikan kehadiran TNI/Polri dalam giat ini merupakan wujud kepedulian serta kedekatan terhadap masyarakat.

“Dalam struktural, kami merupakan rekan kerja daripada Pemeritah Kalurahan Hargomulyo. Namun dimasyarakat, kami banyak berinteraksi dengan warga, kedekatan emosial kami cukup terjalin erat dengan masyarakat. Pagi ini kami hadir sebagai wujud kedekatan kami dengan masyarakat,” ujar Daryono.

Lebih lanjut, Sumaryanta kembali mengingatkan agar Dukuh serta RT maupun RW sebagai lapisan paling dekat dengan masyarakat untuk segera menginventarisasi titik rawan longsor mengingat curah hujan tinggi diperkirakan masih berlanjut.

Ia menekankan pula pentingnya langkah pencegahan dan mitigasi agar risiko dampak bencana dapat ditekan.

“Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan pula dalam menghadapi potensi bencana,” tambah Sumaryanta.

(Tri_Kontributor)

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung